/Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Biawak Asal Sumbawa

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Biawak Asal Sumbawa

Penahanan 16 ekor Biawak asal pulau Sumbawa Minggu (14/11). Belasan ekor biawak ditemukan petugas karantina sejak informasi beredar dari masyarakat sekitar bahwa adanya penyelundupan biawak menggunakan bis tujuan pulau Jawa. Petugas bergerak cepat menanggapi informasi tersebut, alhasil biawak yang akan di selundupkan di salah satu Bis Rute Sumbawa, Mataram, Surabaya berhasil digagalkan. Hewan biawak merupakan satwa khas dari Sumbawa dan termasuk satwa liar, sehingga harus ada perijinan khusus. Berdasarkan keterangan dari Petugas Karantina Pertanian yg melakukan penahanan, Biawak (Varanus Salvator Sumbawa) tersebut akan diselundupkan dari Sumbawa dengan tujuan Kabupaten Lamongan tanpa adanya surat izin angkut satwa dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi NTB dan Sertitikat Karantina Hewan (SKH) dari daerah asal (Sumbawa).Berdasarkan UU.No. 21 Tahun 2019. “Setiap lalu lintas komoditas hewan dan tumbuhan termasuk produk turunannya dilengkapi sertifikat Kesehatan dari Karantina”. Hal ini untuk mencegah tersebarnya hama dan penyakit hewan dan tumbuhan.Informasi peraturan perundang-undangan secara persuasifpun telah diinformasikan kepada pemilik mengenai prosedur melalulintaskan komoditas pertanian (satwa liar). Pemilik diberikan kesempatan untuk melengkapi surat-surat yang diperlukan selama masa karantina, jika selama masa karantina kelengkapan tidak di lengkapi selanjutnya akan di serahkan ke instansi yang berwenang dalam hal ini BKSDA Provinsi NTB.Selain pencegahan hama penyakit hewan dan tumbuhan, Karantina juga bertanggung jawab dalam pelestarian sumber daya alam hayati hewan dan tumbuhan.